Semua lowongan
Logo resmi PT. Westerfield Alumina Indonesia mitra Karir UNTAN bursa kerja Pontianak

PT. Westerfield Alumina Indonesia

operator concrete pump

full-timetoba ,kab. sanggau
Estimasi gaji
Rp10 jt – 13 jt
Diposting
3 jam yang lalu
Periode lamaran
Periode aktif
Pelamar
0 orang

Deskripsi Pekerjaan

1. Tujuan Jabatan Mengoperasikan dan mengendalikan unit Concrete Pump untuk menyalurkan beton segar dari truck mixer ke lokasi pengecoran sesuai gambar kerja, instruksi pengawas, dan metode kerja yang telah ditentukan, dengan memperhatikan kualitas hasil pengecoran, efisiensi pekerjaan, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3). 2. Tugas dan Tanggung Jawab Utama 1. Mengoperasikan unit Concrete Pump sesuai SOP dan instruksi kerja yang berlaku. 2. Melaksanakan kegiatan pemompaan beton (concrete pumping) dari truck mixer menuju lokasi pengecoran. 3. Mengatur aliran dan tekanan pemompaan beton sesuai kebutuhan pekerjaan pengecoran. 4. Mengendalikan boom atau pipa penyalur beton agar beton dapat ditempatkan secara tepat pada area yang ditentukan. 5. Memastikan proses pemompaan beton berjalan lancar dan sesuai target pekerjaan. 6. Berkoordinasi dengan operator truck mixer, petugas batching plant, pekerja pengecoran, dan pengawas lapangan. 7. Memastikan kualitas dan konsistensi beton sesuai spesifikasi sebelum proses pemompaan dilakukan. 8. Memastikan pipa penyalur, selang, sambungan, dan clamp terpasang dengan benar serta dalam kondisi aman. 9. Melakukan pengaturan posisi unit Concrete Pump pada lokasi pengecoran dengan mempertimbangkan kondisi tanah, ruang kerja, dan kestabilan unit. 10. Mengatur penggunaan outrigger atau kaki penyangga untuk memastikan unit berdiri stabil selama pengoperasian. 11. Mengontrol proses pemompaan untuk menghindari penyumbatan (blockage) pada pipa beton. 12. Menghentikan proses pemompaan apabila terjadi gangguan teknis, penyumbatan, kebocoran, atau kondisi tidak aman. 13. Melakukan pembersihan pipa, hopper, dan komponen Concrete Pump setelah pekerjaan selesai sesuai prosedur. 14. Membuat laporan aktivitas pemompaan, volume beton yang dipompa, jam operasional, serta kondisi unit. 15. Melaporkan kerusakan dan gangguan teknis kepada mekanik atau atasan. 16. Melaksanakan tugas tambahan lainnya sesuai arahan atasan yang berkaitan dengan operasional Concrete Pump. 3. Pemeriksaan dan Perawatan Unit 1. Melakukan pemeriksaan harian (Pre-Operation Inspection/P2H) sebelum unit dioperasikan. 2. Memeriksa kondisi mesin, oli, bahan bakar, sistem hidrolik, dan sistem kelistrikan. 3. Memeriksa kondisi pompa utama, hopper, agitator, dan sistem penggerak. 4. Memeriksa kondisi pipa beton, selang, clamp, gasket, dan sambungan pipa. 5. Memastikan boom, sistem hidrolik, remote control, dan outrigger berfungsi dengan baik. 6. Memastikan sistem pengereman, lampu, klakson, dan alarm keselamatan berfungsi normal. 7. Melakukan pembersihan unit setelah pekerjaan pengecoran selesai. 8. Melakukan perawatan dasar sesuai jadwal pemeliharaan unit. 9. Melaporkan kerusakan atau kondisi abnormal kepada mekanik dan atasan. 4. Tanggung Jawab K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) 1. Mematuhi seluruh peraturan K3 dan SOP pengoperasian Concrete Pump. 2. Menggunakan APD sesuai ketentuan, seperti helm keselamatan, sepatu safety, rompi reflektif, sarung tangan, dan kacamata pelindung. 3. Memastikan kondisi tanah dan lokasi penempatan unit mampu menopang beban Concrete Pump serta outrigger. 4. Memastikan tidak ada pekerja yang berada di area berbahaya saat boom dan pipa beton dioperasikan. 5. Menjaga jarak aman antara boom dengan jaringan listrik udara dan instalasi listrik lainnya. 6. Memastikan sambungan pipa dan clamp terkunci dengan benar untuk mencegah terlepasnya pipa akibat tekanan. 7. Tidak membuka sambungan pipa ketika masih terdapat tekanan di dalam saluran. 8. Menghindari posisi berdiri di depan ujung selang ketika proses pemompaan berlangsung. 9. Memastikan komunikasi antara operator dan pekerja pengecoran berjalan dengan baik. 10. Menghentikan pekerjaan apabila terjadi kondisi tidak aman atau gangguan teknis yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. 11. Memastikan proses pembersihan pipa beton dilakukan sesuai prosedur keselamatan untuk mencegah risiko semburan material dan tekanan sisa.

Persyaratan Kualifikasi

Kualifikasi Persyaratan Pendidikan Minimal SMA/SMK sederajat Pengalaman Minimal 2 tahun sebagai operator Concrete Pump Sertifikasi Memiliki kompetensi/lisensi operator sesuai ketentuan yang berlaku Kompetensi teknis Mampu mengoperasikan Concrete Pump Pengetahuan Memahami proses pengecoran dan pemompaan beton K3 Memahami keselamatan kerja konstruksi Kesehatan Sehat jasmani dan rohani Sikap kerja Disiplin, teliti, bertanggung jawab